Review Komik Nichijou. Nichijou (atau Nichijou: My Ordinary Life) adalah komik slice-of-life karya Keiichi Arawi yang mulai diserialkan pada tahun 2006. Meski sudah berusia cukup lama, karya ini tetap menjadi salah satu komik paling sering dibahas ulang dalam kalangan penggemar komedi absurd dan everyday comedy. Dengan gaya seni yang sangat ekspresif, pacing cepat, dan campuran antara kehidupan sekolah biasa dengan situasi yang benar-benar tidak masuk akal, Nichijou berhasil menciptakan identitas unik di antara ribuan judul slice-of-life lainnya. Komik ini tidak berusaha membangun plot besar atau karakter yang berkembang panjang—malah justru kekuatannya terletak pada momen-momen pendek yang absurd, lucu, dan kadang menyentuh secara tak terduga. BERITA BASKET
Gaya Komedi dan Struktur Cerita: Review Komik Nichijou
Nichijou mengandalkan komedi situasional yang sangat cepat dan tidak terprediksi. Setiap chapter biasanya terdiri dari beberapa sketsa pendek yang hampir tidak saling berhubungan. Ada segmen tentang kehidupan siswi SMA biasa seperti Mio, Yuuko, dan Mai, lalu tiba-tiba beralih ke robot yang hidup bersama anak SD bernama Nano, atau bahkan seekor kucing yang bisa bicara dan memiliki pemilik bernama Sakamoto. Transisi antar segmen sering kali sangat mendadak, tapi justru itulah yang membuat komik ini terasa segar dan tidak membosankan.
Komedi di dalamnya menggabungkan beberapa jenis humor: slapstick fisik yang berlebihan (misalnya wajah karakter yang tiba-tiba membesar atau meledak), deadpan dari karakter yang sangat serius seperti Nano dan Hakase, serta absurditas sehari-hari yang dibesar-besarkan sampai tingkat konyol. Arawi sangat pintar memanfaatkan ekspresi wajah dan efek suara visual untuk memperkuat punchline. Salah satu kekuatan utama komik ini adalah bagaimana ia bisa beralih dari situasi yang sangat biasa menjadi sesuatu yang benar-benar tidak masuk akal dalam hitungan panel saja—tanpa pernah terasa dipaksakan.
Karakter dan Interaksi yang Menjadi Kekuatan Utama: Review Komik Nichijou
Meski ceritanya tidak memiliki plot panjang, karakter-karakternya sangat memorable karena kepribadian yang kontras dan interaksi yang alami. Trio utama Mio, Yuuko, dan Mai punya dinamika yang sangat kuat: Mio yang mudah panik dan sensitif, Yuuko yang ceroboh dan suka membuat masalah, serta Mai yang hampir selalu diam tapi selalu jadi penutup punchline dengan ekspresi datar atau gerakan kecil. Nano, robot yang tidak tahu dirinya robot, bersama Hakase (anak SD jenius) dan kucing Sakamoto, membentuk segmen terpisah yang sama-sama lucu tapi dengan rasa berbeda—lebih fokus pada komedi fisik dan deadpan.
Interaksi antar karakter ini yang membuat pembaca terus kembali. Tidak ada drama besar atau konflik mendalam, tapi justru karena tidak ada itulah komik ini terasa menyegarkan. Setiap chapter seperti menonton sketsa komedi pendek yang berbeda, tapi tetap terasa satu dunia yang sama karena karakter-karakternya sangat konsisten dan mudah disukai.
Kelebihan dan Kekurangan Secara Keseluruhan
Kelebihan utama Nichijou terletak pada gaya seni Arawi yang sangat ekspresif dan fleksibel. Wajah karakter bisa berubah dari normal menjadi sangat kartun dalam sekejap, dan itu justru memperkuat komedi tanpa terasa aneh. Timing komedinya hampir selalu tepat, dan komik ini berhasil membuat situasi sepele seperti makan siang atau jalan pulang sekolah menjadi sangat lucu. Kekurangannya adalah sifatnya yang sangat episodik—bagi pembaca yang mencari perkembangan karakter atau plot berkelanjutan, komik ini bisa terasa repetitif atau kurang memuaskan. Tidak ada ending besar atau resolusi besar karena memang bukan jenis cerita seperti itu. Beberapa chapter juga terasa lebih lemah dibandingkan yang lain, tapi secara keseluruhan kualitas tetap tinggi.
Kesimpulan
Nichijou adalah komik slice-of-life absurd yang hampir tidak punya tandingan dalam hal komedi situasional murni. Ia tidak mencoba menjadi dalam atau emosional, tapi justru karena tidak mencoba itulah ia berhasil sangat kuat sebagai hiburan ringan yang bisa dibaca kapan saja. Gaya seni yang ekspresif, timing komedi yang tepat, dan karakter-karakter yang mudah disukai membuatnya tetap relevan hingga sekarang, baik bagi pembaca baru maupun yang sudah lama mengikutinya. Bagi penggemar komik yang suka humor absurd, deadpan, dan situasi sehari-hari yang dibesar-besarkan, Nichijou adalah salah satu yang wajib dibaca. Ini bukan komik yang akan mengubah hidup, tapi komik yang hampir pasti membuat Anda tertawa—dan itu sudah lebih dari cukup. Jika Anda mencari sesuatu yang ringan, lucu, dan tidak membebani pikiran, Nichijou adalah pilihan yang sangat tepat.