Review Komik Absolute Sword Sense. Di akhir 2025, Absolute Sword Sense tetap jadi salah satu manhwa murim paling populer, dengan ratusan chapter yang terus update dan rating tinggi di berbagai platform. Kisah ini ikuti So Woonhwi, pemuda yang ditinggalkan keluarga karena dantian rusak, dipaksa jadi mata-mata rendahan di sekte jahat, tapi mati dan kembali ke 10 tahun lalu dengan kemampuan unik: dengar suara pedang. Dari situ, ia ubah nasibnya jadi petualang kuat di dunia martial arts penuh intrik. Manhwa ini sukses tangkap esensi regression trope dengan twist segar, buat pembaca ketagihan dari chapter awal hingga arc terbaru yang semakin kompleks. BERITA BASKET
Plot dan Elemen Unik yang Menarik: Review Komik Absolute Sword Sense
Plot Absolute Sword Sense bergerak cepat tapi terencana baik, mulai dari Woonhwi yang lemah dan manipulatif karena pengalaman mata-mata, sampai naik jadi tokoh sentral di dunia murim. Kemampuan dengar suara pedang bukan sekadar gimmick—ia beri insight teknik rahasia, sejarah senjata, bahkan bantu strategi pertarungan. Arc training panjang tapi tak membosankan karena eksekusi plot twist yang cerdas, seperti rahasia keluarga, pengkhianatan sekte, dan konflik antar faksi orthodox vs unorthodox.
Di 2025, dengan chapter sudah lewat 150-an dan masih ongoing, cerita semakin dalam dengan world-building luas: dari turnamen murim hingga rahasia sword immortal. Elemen revenge tak dominan berlebih; Woonhwi lebih fokus bangun kekuatan sambil hindari kesalahan masa lalu. Hasilnya, manhwa ini punya keseimbangan bagus antara action brutal, intrik politik, dan perkembangan karakter yang memuaskan.
Karakter Protagonis dan Visual yang Solid: Review Komik Absolute Sword Sense
So Woonhwi jadi MC yang menonjol: cunning seperti mantan spy, ruthless saat perlu, tapi tak kehilangan humanity—ia lindungi orang dekat dan punya kode etik sendiri. Kemampuan uniknya buat interaksi dengan pedang terasa lucu sekaligus strategis, tambah lapisan kepribadian yang kompleks. Side character seperti ally dari sekte atau rival juga berkembang baik, hindari trope datar yang sering ada di murim.
Visual manhwa ini kuat: art clean dengan detail pedang dan teknik martial yang indah, fight scene lancar dan dinamis tanpa terlalu overcrowded. Warna dan shading beri nuansa murim klasik yang epik, terutama di arc besar seperti turnamen atau duel satu lawan satu. Di akhir 2025, update rutin buat pembaca setia puas dengan kualitas konsisten, meski ada keluhan kecil soal harem element yang khas author ini.
Kelebihan dan Kekurangan secara Keseluruhan
Absolute Sword Sense unggul di plot yang well-crafted—twist tak terduga tapi logis, power progression MC yang satisfying tanpa terlalu OP cepat, serta world-building yang luas tapi mudah diikuti. Rating pembaca umumnya tinggi, banyak yang bilang ini salah satu murim terbaik setelah karya author sebelumnya, dengan elemen unik suara pedang yang bikin beda dari regression biasa.
Kekurangannya, seperti di banyak murim, ada trope harem ringan dan beberapa arc training yang panjang bagi yang suka pace cepat. Tapi secara keseluruhan, manhwa ini hindari jebakan overpowered instan dan beri kedalaman karakter yang bikin pembaca invested jangka panjang.
Kesimpulan
Absolute Sword Sense adalah manhwa murim yang wajib dicoba bagi penggemar regression, revenge, dan martial arts dengan twist unik. Di akhir 2025, dengan cerita yang terus berkembang dan kualitas stabil, ia bukti bahwa genre murim masih punya ruang inovasi. Plot cerdas, MC likable, dan action memuaskan buat manhwa ini layak rating tinggi dan rekomendasi kuat. Kalau kamu cari bacaan ongoing yang bikin penasaran tiap update, ini pilihan tepat yang tak akan mengecewakan—sensasi pedang absolut yang bikin ketagihan!