Review Komik Kurai Anoko to Shitai koto. Komik Kurai Anoko to Shitai koto telah menjadi salah satu serial romcom sekolah yang cukup populer sejak mulai diserialkan pada 2021. Hingga akhir 2025, komik ini masih berstatus ongoing dengan lebih dari 70 chapter yang telah dirilis, menarik pembaca melalui cerita ringan tentang perubahan diri dan hubungan antar remaja. Kisah ini mengikuti Ren Tabata, siswa SMA tahun kedua yang ingin mengakhiri masa lonernya, dan Toruko Sasaki, gadis pendiam serta gloomy yang menjadi target pertamanya untuk berteman. Dengan elemen comedy, ecchi, dan romance yang seimbang, komik ini menawarkan hiburan santai sambil menyentuh tema pertumbuhan karakter. Di tengah maraknya serial romcom serupa, karya ini menonjol berkat pendekatan slow-burn yang realistis dan humor sehari-hari. Review ini membahas kekuatan serta kelemahan komik tersebut berdasarkan perkembangan hingga chapter terbaru di 2025. BERITA TERKINI
Plot dan Pengembangan Cerita: Review Komik Kurai Anoko to Shitai koto
Cerita dimulai dengan premis sederhana tapi relatable: Ren yang bosan dengan status loner memutuskan menjadi ketua kelas untuk membangun pertemanan baru. Ia akhirnya berpasangan dengan Toruko, gadis yang tampak murung dan menyeramkan tapi sebenarnya cantik dan pemalu. Dari situ, plot berkembang melalui aktivitas kelas, festival sekolah, dan interaksi sehari-hari yang perlahan membuka sisi lain kedua karakter. Komik ini kuat dalam membangun hubungan secara bertahap—bukan romansa instan, tapi proses saling memahami kelemahan masing-masing. Elemen ecchi hadir melalui situasi awkward yang lucu, seperti misunderstanding atau momen dekat tak terduga, tapi tidak berlebihan hingga mengganggu alur utama. Hingga 2025, dengan chapter mencapai 70-an, cerita masih menjaga pace lambat yang fokus pada character development, meski beberapa pembaca merasa progres romansa terlalu lamban dan sering terasa directionless.
Karakter dan Dinamika Hubungan: Review Komik Kurai Anoko to Shitai koto
Kekuatan utama komik ini terletak pada karakter utama yang mudah disukai meski generik. Ren digambarkan sebagai cowok biasa yang berusaha keras keluar dari zona nyaman, sementara Toruko adalah tipe gloomy girl yang ternyata lembut dan punya sisi cute saat terbuka. Dinamika mereka menghasilkan momen wholesome, seperti saat saling membantu mengatasi rasa malu atau menghadapi masalah sosial. Karakter pendukung juga menambah warna, meski beberapa terasa kurang dikembangkan dan hanya muncul sesekali. Art style sederhana tapi ekspresif, terutama dalam menangkap ekspresi wajah Toruko yang berubah dari gloomy menjadi cerah. Namun, kritik umum adalah karakter utama kadang terasa datar dan kurang unik dibanding romcom lain, membuat attachment pembaca tidak terlalu kuat. Di chapter terbaru 2025, ada usaha lebih dalam mengeksplorasi backstory, tapi masih terasa minute dan belum mencapai puncak dramatis.
Tema dan Elemen Hiburan
Secara tema, komik ini menyentuh isu pertumbuhan diri, mengatasi kesepian, dan pentingnya komunikasi dalam hubungan. Ada pesan positif tentang menghadapi kelemahan tanpa paksaan, disampaikan melalui humor ringan dan situasi sekolah yang relatable. Elemen ecchi menambah spice tanpa dominan, cocok untuk pembaca yang suka romcom dengan sedikit fanservice. Update rutin di 2025 menjaga minat, dengan chapter baru sering membawa twist kecil seperti event musim panas atau interaksi keluarga. Meski begitu, beberapa pembaca mengeluhkan bahwa konflik terlalu kecil dan resolusi cepat, membuat cerita terasa boring di tengah jalan. Secara keseluruhan, ini adalah komik yang nyaman dibaca untuk mengisi waktu, dengan rating rata-rata di kisaran 6-7 dari komunitas pembaca.
Kesimpulan
Kurai Anoko to Shitai koto adalah romcom sekolah yang solid untuk penggemar genre slow-burn dan wholesome moment, meski sering dikritik sebagai terlalu generik dan lambat progresnya. Di akhir 2025, dengan status ongoing dan chapter yang terus bertambah, komik ini tetap layak diikuti bagi yang menikmati cerita ringan tentang perubahan diri melalui pertemanan dan romansa remaja. Kekuatannya ada pada dinamika karakter utama yang endearing dan humor sehari-hari, tapi kurang inovasi membuatnya tidak standout di antara kompetitor. Jika mencari hiburan santai tanpa drama berat, ini pilihan tepat—tapi jangan harapkan twist besar atau development cepat. Secara keseluruhan, komik ini memberikan pengalaman menyenangkan yang cocok untuk pembacaan kasual di akhir pekan.